Atasi Ketakutan Parkir Paralel Dengan Cara Ini

Dengan lahan parkir perkotaan yang relatif sedikit, keahlian dalam parkir paralel sangatlah penting. Namun parkir paralel masih jarang menjadi pilihan masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan area lahan parkir yang sempit dan ketakutan menabrak kendaraan lain menjadi bayangan mimpi buruk untuk kebanyakan orang.

Bahkan, tak jarang pengemudi yang sudah berpengalaman juga terkadang kesulitan untuk memarkirkan mobil secara paralel. Sehingga rasa panik dan gugup pun kerap dialami.

Dari hasil yang dilakukan oleh Kwik Fit pada tahun 2017, didapati satu dari tiga pengemudi memilih untuk mencari tempat parkir lain ketika dihadapkan dengan keputusan untuk melakukan parkir paralel.

Dan sebesar 65 persen pengemudi melakukan hal ini karena rasa takut melakukan manuver dengan mobil.

Percayalah, kebiasaan dan keyakinan juga menjadi faktor utama yang memampukan Anda mencapai keberhasilan parkir dengan baik.

Dan berikut ini adalah tips parkir paralel yang dapat memudahkan Anda untuk melakukan parkir paralel.

Luas Parkiran

Pastikan parkiran yang Anda temukan mempunyai cukup ruang untuk mobil Anda, agar Anda tidak menyenggol mobil lain. Setelah itu, ambil posisi dan sejajarkan mobil Anda dengan mobil yang berada di depan.

Dan bersiap siap untuk masuk ke lahan parkir kosong tersebut dengan cara mundur. Jangan lupa pula untuk menyalakan sein agar pengendara lain mengetahui bahwa Anda akan parkir di area tersebut.

Arahkan Kemudi

Atur injakan gas dan jaga jarak aman antara mobil Anda dengan mobil lain melalui spion mobil, dan memundurkan perlahan kendaraan ke arah area parkir.

Ukur posisi kendaraan Anda untuk mendapatkan timing yang tepat ketika berbelok. Patokan berbelok yang dapat anda lakukan adalah ketika bemper mobil depan anda sudah sejajar dengan setengan body mobil Anda.

Beri Ruang Untuk Kendaraan Lain

Pastikan posisi mobil Anda berada tepat di posisi tengah, dan tidak berdekatan dengan mobil di bagian depan maupun belakang Anda dengan cara memaju mundurkan mobil.

Anda juga dapat mengikuti garis parkir yang dibuat untuk membatasi kendaraan yang satu dengan yang lainnya. Hal ini dilakukan agar mobil lain dapat keluar dengan leluasa dan mendapatkan ruang untuk bergerak.

Kembalikan Posisi Ban

Langkah terakhir yang harus Anda lakukan sebelum keluar dari mobil adalah dengan memastikan posisi ban dan kemudi Anda sudah berada dengan benar.

Pastikan pula sebelum mobil Anda sudah berada dalam keadaan netral dan tidak di rem tangan. Agar nantinya mobil Anda dapat dipindahkan dan didorong dengan mudah ketika mobil lain hendak parkir atau keluar.

Setelah mengetahui tips dan tricks diatas, tentunya Anda dapat memarkirkan mobil Anda dalam posisi apapun, termasuk dalam keadaan paralel bukan? Tak perlu ragu dengan keadaan mobil yang lecet maupun penyok ketika belajar mengemudi dan memarkirkan mobil.

Karena dengan melengkapi mobil Anda dengan asuransi kendaraan. Kecelakaan seperti di atas dapat di cover dalam biaya asuransi All Risk Garda Oto yang sudah Anda bayarkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *